PURWAKARTA — Babinsa Desa Wanakerta Koramil 1907/Bungursari, Serma David Chandra, melaksanakan kegiatan Pembinaan Wilayah (Bintahwil) kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan anggota Linmas dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Dalam arahannya, Serma David Chandra menjelaskan bahwa risiko kebakaran dapat meningkat akibat kondisi cuaca kering, kelalaian manusia, maupun aktivitas pembakaran yang tidak terkendali.
Karena itu, anggota Linmas diharapkan berperan aktif melakukan pemantauan wilayah, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Linmas merupakan mitra strategis dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Saya mengajak seluruh anggota Linmas untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemantauan wilayah secara rutin, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi maupun kejadian kebakaran, ” ujar Serma David Chandra.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan atau sampah secara sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di area kering.
“Pencegahan harus dimulai dari kepedulian bersama. Hal-hal sederhana seperti memastikan api benar-benar padam dan tidak membakar di lahan terbuka dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar, ” katanya.
Kepala Desa Wanakerta mengapresiasi pembinaan yang diberikan Babinsa kepada anggota Linmas.
“Kami mengapresiasi pembinaan yang diberikan Babinsa kepada Linmas. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh masyarakat semakin peduli terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan serta bersama-sama menjaga lingkungan Desa Wanakerta tetap aman selama musim kemarau, ” ujarnya.
Danramil 1907/Bungursari, Kapten Arm Safriadil, mengatakan bahwa kesiapsiagaan aparat desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran.
“Babinsa harus terus membangun koordinasi dengan Linmas, pemerintah desa, dan masyarakat. Deteksi dini, kecepatan laporan, serta tindakan awal yang tepat sangat menentukan dalam mencegah kebakaran meluas, ” tuturnya.
Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa pembinaan kewilayahan harus mampu meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
“Kesiapsiagaan tidak boleh dilakukan setelah kejadian. Edukasi, pemantauan wilayah, dan sinergi lintas unsur harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sejak dini, ” tegasnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui Bintahwil tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah desa, Linmas, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga Desa Wanakerta tetap aman serta terbebas dari ancaman kebakaran selama musim kemarau. (PERS)

David Chandra